Portal DIY

Hujan Lebat dan Angin Kencang di Sleman, Sejumlah Rumah Rusak Tertimpa Pohon

Portal Indonesia
×

Hujan Lebat dan Angin Kencang di Sleman, Sejumlah Rumah Rusak Tertimpa Pohon

Sebarkan artikel ini

 

SLEMAN– Hujan lebat disertai angin kencang yang melanda Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Rabu (18/1/2026) siang, menyebabkan kerusakan di sejumlah wilayah.

Berdasarkan laporan Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops) BPBD Kabupaten Sleman, hujan deras disertai angin kencang terjadi sekitar pukul 14.00–14.30 WIB.

Kepala BPBD Kabupaten Sleman, Raden Haris Martapa, mengatakan cuaca ekstrem tersebut mengakibatkan atap rumah rusak, pohon tumbang, hingga longsor talud dan tebing di beberapa kapanewon.

“Intensitas hujan ringan hingga sedang yang disertai angin kencang menyebabkan sejumlah kerusakan rumah warga serta infrastruktur,” ujar Haris dalam keterangannya.

Di Kapanewon Berbah, pohon tumbang menimpa rumah warga di Padukuhan Kadisono, Kalurahan Tegaltirto.

Akibatnya, genteng, usuk, dan tembok rumah mengalami kerusakan. Beberapa rumah lain di wilayah tersebut juga dilaporkan mengalami atap terangkat dan dinding roboh.

Talud Kali Tepus di Padukuhan Sompilan dilaporkan longsor dan hingga kini masih dalam penanganan.
Kejadian serupa terjadi di Kapanewon Gamping. Pohon tumbang menutup akses jalan di wilayah Ambarketawang, sementara talud makam di Balecatur terkikis arus sungai dan belum tertangani.

Di Kapanewon Kalasan, tebing longsor terjadi di Kalurahan Tirtomartani dan menyebabkan pohon rungkat.Sedangkan di Kapanewon Minggir, pohon jati tumbang menimpa rumah warga di Sendangrejo dan merusak bagian atap.

Angin kencang juga melanda Kapanewon Moyudan. Sejumlah pohon jati tumbang di Kalurahan Sumberarum dan Sumbersari, sebagian menimpa rumah warga dan melintang di badan jalan. Seluruh kejadian di wilayah tersebut telah ditangani petugas.

Di Kapanewon Pakem, pohon cemara di area makam Purwobinangun tumbang dan sempat menimpa kabel listrik. Sementara di Kapanewon Prambanan, BPBD mencatat adanya tanah bergerak di Wukirharjo serta longsor tebing setinggi sekitar 10 meter di Gayamharjo yang menimpa bagian belakang rumah warga. Kedua peristiwa itu masih dalam proses penanganan.

Baca Juga:
BMKG Yogyakarta Ingatkan Potensi Hujan Lebat di Masa Pancaroba

Adapun di Kapanewon Sleman, pohon tumbang di kawasan Floating Resto, Jalan Rorojonggrang, Beran, Tridadi, menimpa gazebo dan bangunan penginapan.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, kerugian material masih dalam pendataan.

BPBD Sleman menyebutkan langkah yang telah dilakukan meliputi asesmen dampak, koordinasi dengan instansi terkait, serta penyaluran dukungan logistik. Penanganan melibatkan BPBD, Destana, pemerintah kalurahan, TNI-Polri, relawan SAR, hingga masyarakat setempat.

BPBD mengimbau warga tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih berpeluang terjadi, terutama di wilayah rawan pohon tumbang dan longsor. (Brd)