BREBES — Tiga remaja perempuan tertemper kereta api barang di jalur timur Km 313+5, Dukuh Talok, Desa Dukuhturi, Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, Jumat (1/5/2026) pagi.
Akibat kejadian tersebut, satu orang meninggal dunia di lokasi, sementara dua lainnya mengalami luka-luka dan telah dilarikan ke rumah sakit.
Kapolsek Bumiayu AKP Edi Mardiyanto membenarkan adanya insiden tersebut. Ia mengatakan, peristiwa terjadi sekitar pukul 07.44 WIB saat kereta api barang relasi Jakarta–Surabaya melintas dari arah barat ke timur.
“Kereta barang dengan nomor KA 302 menabrak tiga remaja yang berada di sekitar jalur rel. Masinis kemudian melaporkan kejadian ke Stasiun Bumiayu,” ujar Edi saat dikonfirmasi.
Berdasarkan informasi di lapangan, sebelum kejadian terdapat lima remaja perempuan di sekitar lokasi. Namun saat kereta melintas, hanya dua orang yang berhasil menyelamatkan diri.
Sementara itu, tiga lainnya tertemper kereta.
Petugas dari Polsek Bumiayu bersama unsur terkait langsung menuju lokasi untuk melakukan evakuasi. Ketiga korban kemudian dibawa ke RSUD Bumiayu.
Hasil pemeriksaan medis menyebutkan, satu korban bernama Tantri Syafa’atunnisa (15), warga Kecamatan Tonjong, Brebes, meninggal dunia akibat luka berat di bagian kepala.
Adapun dua korban lainnya, yakni Keyra Maylaffaiza (18), warga Jakarta Utara, mengalami luka berat di kepala, serta Medika Aulia Syahdina (16), warga Cilacap, mengalami luka ringan di bagian pelipis.
Secara terpisah, Manager Humas PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 5 Purwokerto, M. As’ad Habibuddin, menyampaikan keprihatinannya atas kejadian tersebut.
“Kami sangat prihatin atas insiden ini. Kami mengimbau masyarakat agar tidak beraktivitas di jalur kereta api karena sangat berbahaya dan berisiko fatal,” ujarnya.
Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab pasti kejadian tersebut. (trs)











