Portal Jatim

Ambulans Bawa Bayi Terlibat Laka dengan Mobil Diduga Milik Anggota DPRD Ponorogo

Andre Prisna P
×

Ambulans Bawa Bayi Terlibat Laka dengan Mobil Diduga Milik Anggota DPRD Ponorogo

Sebarkan artikel ini
Petugas saat mengevakuasi mobil ambulans yang terlibat kecelakaan

PONOROGO – Mobil ambulans Rumah Sakit (RS) Hospitel Bantarangin Ponorogo terlibat kecelakaan lalu lintas dengan sebuah mobil Toyota Innova nomor polisi (nopol) AE 1824 TQ yang diduga milik anggota DPRD Ponorogo.

Kejadian terjadi di perempatan Gandu, Desa Kepuh, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Ponorogo. Mobil ambulans RS Bantarangin melintas dari arah barat ke timur, sedangkan mobil Toyota Innova melintas dari utara menuju ke barat. Kedua kendaraan bertabrakan di sekitaran perempatan tersebut.

Ambulans RS Bantarangin sedang mengemban misi darurat untuk merujuk seorang pasien bayi (prematur) yang baru lahir ke RSUD dr. Harjono S Ponorogo, karena membutuhkan penanganan medis yang cepat.

Saat dikonfirmasi, Kepala Seksi Pelayanan Medis (Kasi Yanmed), Dokter Onza Pramudyta Hexandira membenarkan jika satu unit ambulans RS Bantarangin mengalami laka lantas dengan kendaraan lain.

“Ya sedikit disayangkan, harusnya ketika ada mobil ambulans melintas dengan tanda sirine, masyarakat atau entah siapapun harusnya -kan mengalah lebih dulu dan memprioritaskan mobil ambulans. Karena itu tanda bahaya dan menyangkut penyelamatan nyawa seseorang,” urainya.

Beruntung, pasca kecelakaan, pasien bayi tersebut langsung dievakuasi dan disusul oleh armada ambulans RS Bantarangin lainnya. Alhamdulillah nyawa pasien bayi terselamatkan dan telah sampai di RSUD dr. Harjono S Ponorogo.

“Sarana peralatan di RS Bantarangin belum memadai untuk kondisi sang bayi, sehingga harus segera dirujuk di RSUD dr. Harjono S Ponorogo,” ungkapnya.

Pihak rumah sakit akan kooperatif dan menyerahkan sepenuhnya proses penyelidikan kepada pihak berwajib.

​Aparat kepolisian dari Satlantas Polres Ponorogo langsung ke lokasi kejadian mengamankan arus lalu lintas, mengevakuasi kendaraan, serta mengumpulkan keterangan dari para saksi mata. (*)

Baca Juga:
HPSN 2026 Kabupaten Ponorogo: Aksi Massal Bersih-Bersih Sampah