Portal DIY

Kuda Naga Sembilan dan Dewa United Jadi Bintang di IHR Piala Paku Alam 2026

Portal Indonesia
×

Kuda Naga Sembilan dan Dewa United Jadi Bintang di IHR Piala Paku Alam 2026

Sebarkan artikel ini

 

YOGYAKARTA – Kuda Naga Sembilan asal DKI Jakarta berhasil meraih Piala Paku Alam 2026 setelah tampil sebagai juara pada Kelas Terbuka Handicap 2.000 meter dalam gelaran Indonesia’s Horse Racing (IHR) Piala Paku Alam 2026 di Lapangan Pacuan Kuda Sultan Agung, Bantul-DIY, Minggu (14/6/2026).

Naga Sembilan yang datang sebagai unggulan utama mampu mengatasi tantangan sistem handicap yang memberikan beban pelana dan joki lebih besar dibanding peserta lain. Kuda tersebut juga berhasil mengungguli sejumlah kuda papan atas nasional, seperti Romantic Spartan, Queen Devona, dan Triple SS, untuk memastikan gelar juara sekaligus menambah catatan prestasinya sebagai salah satu kuda pacu jarak menengah terbaik di Indonesia.

Selain kemenangan Naga Sembilan, sorotan lain datang dari kuda Dewa United asal DKI Jakarta yang menjuarai Kelas Terbuka Sprint Handicap 1.300 meter setelah mengalahkan unggulan utama Dominator. Sementara pada Kelas Lokal DIY 1.000 meter yang khusus diikuti kuda kelahiran Yogyakarta dan pemilik kuda asal Yogyakarta, Berkahsari berhasil meraih podium pertama usai bersaing ketat dengan Masih Rindu 99.

Ajang yang diikuti 155 kuda dari 10 daerah di Indonesia tersebut mempertandingkan 18 kelas dengan total hadiah Rp600 juta. Dari sisi perolehan podium, BHM Stable menjadi stable tersukses dengan delapan podium. Posisi berikutnya ditempati BHM & Djon’s Stable dengan empat podium, sedangkan Aragon Stable, Eclipse Stable, dan Winning Stable masing-masing meraih tiga podium.

Di kategori joki, Salman Farid tampil sebagai yang paling dominan dengan lima kali naik podium. Ia diikuti Rian Firmansyah dengan empat podium dan Achmad Saefudin yang mengoleksi tiga podium.

Tidak hanya menghadirkan kompetisi pacuan kuda, IHR Piala Paku Alam 2026 juga menyuguhkan berbagai hiburan yang menarik ribuan pengunjung. Parade karnaval, permainan interaktif, kompetisi karaoke, pembagian popcorn dan cotton candy gratis, hingga penampilan penyanyi dangdut Inul Daratista turut memeriahkan suasana di Lapangan Pacuan Kuda Sultan Agung.

Baca Juga:
Diskon Tarif Kereta Api 30 Persen Dongkrak Penumpang Daop 6 Yogyakarta

Managing Director Sarga Group, Nugdha Achadie mengatakan penyelenggaraan IHR Piala Paku Alam 2026 menghadirkan perpaduan antara olahraga, budaya, dan hiburan dalam satu kemasan modern.

“Melalui IHR Piala Paku Alam 2026 kita bersama-sama telah merasakan atmosfer kompetisi, hiburan, dan budaya Indonesia yang berpadu dalam satu acara,” katanya.

Menghadirkan pacuan kuda sebagai sebuah sportainment experience modern yang memadukan olahraga, nilai budaya, dan hiburan modern seperti ini adalah upaya Sarga.co dalam membangkitkan kembali pacuan kuda di Indonesia dan membuatnya lebih relevan dan diminati oleh generasi sekarang.

Sementara itu, Sri Paduka Paku Alam X berharap Piala Paku Alam tidak hanya menjadi ajang kompetisi pacuan kuda, tetapi juga ruang pertemuan antara sportivitas, tradisi, ekonomi kreatif, dan pariwisata.

“Saya berharap Piala Paku Alam dapat berkembang menjadi ikon sportourism Yogyakarta, melahirkan ekosistem pacuan kuda yang semakin profesional, sekaligus memberi manfaat ekonomi bagi masyarakat,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Sarga.co juga meluncurkan Indonesia’s Cos Race, yakni lomba lari menggunakan kostum karakter di lintasan pacuan kuda. Kompetisi yang digelar bekerja sama dengan komunitas cosplay sport Indonesia itu mempertandingkan kelas stallion (putra) dan mare (putri), masing-masing diikuti 12 peserta.

VP Marketing & Operation Sarga.co, Kevin Jonathan mengatakan Indonesia’s Cos Race lahir dari kolaborasi dengan komunitas Umamusume dan bertujuan memperluas keterlibatan generasi muda dalam dunia pacuan kuda.

Penyelenggaraan IHR Piala Paku Alam 2026 merupakan hasil kolaborasi Sarga.co, PP Pordasi, dan Kadipaten Pakualaman. Setelah seri Yogyakarta, rangkaian IHR 2026 akan berlanjut ke IHR Kejuaraan Nasional (Kejurnas I) Indonesia Derby pada Juli 2026 di Gelanggang Pacuan Kuda Legok Jawa, Pangandaran, Jawa Barat (bams)