Berita

Dandim 0402/OKI Terima Audiensi Sespim Polri, Sinergi TNI-Polri Perkuat Penanganan Karhutla

Redaksi
×

Dandim 0402/OKI Terima Audiensi Sespim Polri, Sinergi TNI-Polri Perkuat Penanganan Karhutla

Sebarkan artikel ini

OKI — Sinergi TNI dan Polri dalam menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Ogan Komering Ilir (OKI) dan Ogan Ilir terus diperkuat.

Hal itu mengemuka dalam audiensi rombongan Sekolah Staf dan Pimpinan (Sespim) Polri dengan Komandan Kodim (Dandim) 0402/OKI-OI Letkol Inf Gunawan Wibisono, S.H. di Makodim 0402/OKI, Kabupaten OKI, Senin (14/9/2026).

Pertemuan tersebut tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga dimanfaatkan untuk memperkuat koordinasi antara TNI dan Polri dalam menghadapi berbagai persoalan keamanan di wilayah OKI dan Ogan Ilir.

Salah satu isu yang menjadi perhatian dalam audiensi adalah penanganan karhutla. Persoalan ini dinilai penting karena kedua wilayah memiliki kawasan gambut dan lahan yang rawan terbakar, terutama ketika memasuki musim kemarau.

Dandim 0402/OKI-OI menegaskan bahwa penanganan karhutla membutuhkan keterlibatan seluruh pemangku kepentingan. Tidak cukup hanya mengandalkan TNI dan Polri, tetapi juga membutuhkan dukungan pemerintah daerah, BPBD, Manggala Agni, dunia usaha hingga masyarakat.

Menurutnya, penanganan karhutla juga tidak boleh hanya berfokus pada pemadaman setelah api muncul. Pencegahan, deteksi dini, pemantauan wilayah rawan serta edukasi kepada masyarakat harus menjadi bagian penting dari strategi penanganan.

“Penanganan Karhutla tidak bisa dilakukan oleh satu instansi saja. Dibutuhkan sinergitas dan koordinasi seluruh stakeholder, baik dalam pencegahan, pemantauan titik rawan, pemadaman maupun penegakan hukum terhadap pihak yang dengan sengaja melakukan pembakaran,” ujar Dandim.

Jajaran Kodim 0402/OKI-OI, lanjutnya, terus mengoptimalkan peran Koramil dan Babinsa dalam mencegah serta menangani karhutla di wilayah masing-masing.

Babinsa di lapangan melakukan pemantauan terhadap kawasan yang dinilai rawan terbakar. Mereka juga memberikan edukasi dan imbauan kepada masyarakat agar tidak membuka maupun membersihkan lahan dengan metode pembakaran.

Baca Juga:
Razia Gabungan TNI-Polri di Lapas Sidoarjo, Perkuat Komitmen Wujudkan Lapas Bersih dan Kondusif

Audiensi dengan Sespim Polri juga menjadi ruang bertukar informasi dan pengalaman terkait pola penanganan karhutla secara terpadu. Pertukaran informasi tersebut diharapkan dapat memperkuat strategi dan mempercepat respons ketika muncul potensi kebakaran.

Sinergitas antarlembaga dinilai menjadi kunci untuk menekan risiko karhutla, terutama di wilayah yang memiliki karakteristik lahan gambut dan mudah terbakar.

Melalui koordinasi yang semakin solid, TNI dan Polri bersama seluruh stakeholder diharapkan mampu memperkuat pencegahan serta penanganan karhutla. Langkah tersebut sekaligus untuk menjaga OKI dan Ogan Ilir tetap aman, kondusif, serta terhindar dari dampak kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan.