OKI — Upaya memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terus dilakukan di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI). Babinsa Koramil 402-02/Pedamaran Kodim 0402/OKI bersama Regu Pemadam Kebakaran (RPK) PT PAR turun langsung menangani kebakaran lahan gambut di Desa Pedamaran V, Kecamatan Pedamaran, Sabtu (12/8/2026).
Kebakaran tersebut terdeteksi melalui pemantauan titik panas atau hotspot pada aplikasi SiPongi+. Data itu bersumber dari satelit NASA-NOAA20 dengan tingkat kepercayaan (confidence) kategori medium.
Titik panas terpantau berada pada koordinat -3.5399° LS dan 104.9119° BT.
Mendapat informasi tersebut, Babinsa Koramil 402-02/Pedamaran bersama Tim Sriwijaya bergerak melakukan pengecekan langsung ke lokasi sekitar pukul 13.30 WIB.
Hasil groundcheck memastikan adanya kebakaran di lahan gambut milik warga. Luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai sekitar 2 hektare.
Petugas langsung melakukan pemadaman untuk mencegah api menjalar ke area lain. Kondisi lahan gambut menjadi tantangan tersendiri karena api dapat merambat di bawah permukaan tanah sehingga berpotensi kembali muncul meski kobaran di permukaan telah padam.
Hingga laporan diterima, sekitar 1,5 hektare lahan telah berhasil dipadamkan. Petugas masih melanjutkan proses pemadaman dan pendinginan, terutama pada titik yang masih mengeluarkan api maupun asap.
Dalam penanganan tersebut, Babinsa bersinergi dengan personel RPK PT PAR. Kolaborasi antara TNI dan tim pemadam di lapangan dilakukan untuk mempercepat penanganan sekaligus mencegah api meluas.
Danramil 402-02/Pedamaran Kapten Inf Jefri Gunawan mengatakan, pihaknya akan terus mengerahkan personel hingga situasi di lokasi benar-benar dinyatakan aman.
“Kami tidak akan tinggal diam melihat adanya kebakaran lahan di wilayah binaan. Babinsa sudah berada di lapangan bersama unsur pemadam untuk melakukan pemadaman dan pendinginan. Kami akan terus berupaya semaksimal mungkin agar api tidak meluas dan memastikan titik-titik yang terbakar benar-benar padam,” ujar Kapten Inf Jefri Gunawan.
Selain penanganan di lokasi, masyarakat juga diminta meningkatkan kewaspadaan, terutama saat beraktivitas di kawasan lahan gambut yang memiliki risiko tinggi terhadap kebakaran.
Kapten Inf Jefri Gunawan mengingatkan warga agar tidak melakukan kegiatan yang berpotensi memicu munculnya api. Ia juga meminta masyarakat segera melapor apabila menemukan titik api maupun kepulan asap.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan. Apabila menemukan adanya titik api atau asap, segera laporkan kepada aparat terdekat agar dapat ditangani secepat mungkin,” tegasnya.
Babinsa Koramil 402-02/Pedamaran selanjutnya melakukan pemantauan di sekitar lokasi kebakaran. Langkah tersebut dilakukan untuk mengantisipasi munculnya kembali api dari bara yang masih berada di dalam tanah.
Penanganan karhutla ini menjadi bagian dari sinergi aparat dan unsur pemadam dalam melindungi masyarakat sekaligus mencegah kebakaran meluas di wilayah OKI.
Petugas akan terus melakukan pemadaman dan pendinginan sampai seluruh titik api benar-benar padam dan lokasi dinyatakan aman.











