Portal Jateng

ODGJ Bawa Cangkul Bikin Resah, Tim Puskesmas Evakuasi ke RS Siaga Medika

Portal Indonesia
×

ODGJ Bawa Cangkul Bikin Resah, Tim Puskesmas Evakuasi ke RS Siaga Medika

Sebarkan artikel ini
Evakuasi ODGJ ke RS Siaga Medika

PURBALINGGA – Warga Desa Siwarak, Kecamatan Karangreja, Kabupaten Purbalingga, dibuat resah oleh seorang pria berusia 34 tahun yang diduga mengalami gangguan jiwa.

Pria bernama Budi Setiawan tersebut akhirnya diamankan tim dari Puskesmas bersama perangkat desa untuk mendapatkan penanganan medis dan dirujuk ke RS Siaga Medika, Senin (24/8/2026) siang.

Selama sekitar sepekan terakhir, Budi disebut kerap mondar-mandir di jalan sambil membawa cangkul. Ia juga sering berbicara sendiri dan beberapa kali diduga melempari rumah warga menggunakan batu.

Kondisi tersebut membuat warga, termasuk anak-anak sekolah, merasa khawatir ketika berpapasan dengannya.

Proses evakuasi dilakukan setelah tim Puskesmas dan perangkat desa melakukan pengamatan terhadap keberadaan Budi. Saat yang bersangkutan muncul, petugas kemudian berusaha melakukan pendekatan secara persuasif dengan mengajaknya ke balai desa.

“Setelah makan, minum dan merokok, kemudian Budi dimasukkan ke dalam mobil. Namun, sempat meronta dan menolak. Bahkan sempat hendak mengambil batu batako untuk dilempar kepada petugas, tetapi bisa diantisipasi,” kata Tarsidi, staf Desa Siwarak.

Menurut Tarsidi, perilaku Budi dalam beberapa hari terakhir cukup mengkhawatirkan. Selain membawa cangkul, ia juga kerap berjalan di tengah marka jalan sehingga dinilai dapat membahayakan dirinya maupun pengguna jalan lainnya.

“Tadinya anak ini bersih dan masih mau pergi salat ke masjid. Tetapi sekitar seminggu ini kondisinya berubah, badannya terlihat kotor, tidak mandi dan pakaiannya juga sangat kotor. Kalau makan sering meminta kepada warga,” ujarnya.

Warga berharap Budi segera mendapatkan penanganan yang tepat sehingga tidak membahayakan dirinya maupun orang lain. Terlebih, Budi diketahui hanya tinggal bersama neneknya yang sudah lanjut usia.

Camat Karangreja, Sapto, mengatakan kondisi keluarga Budi menjadi salah satu pertimbangan penting dalam penanganan selanjutnya. Menurutnya, apabila diperlukan, Budi dapat menjalani rehabilitasi di tempat yang memiliki fasilitas dan pendampingan lebih memadai.

Baca Juga:
Pria 65 Tahun Meninggal di Curug Ciputut Purbalingga, Diduga Jatuh Terpeleset

“Anak ini tinggal bersama neneknya yang sudah uzur. Menurut kabar, ibunya juga sudah lama tidak pulang. Sebaiknya direhabilitasi ke panti agar lebih fokus dalam mendapatkan pengobatan dan pendampingan,” kata Sapto.

Dengan dirujuknya Budi ke fasilitas kesehatan, pemerintah desa berharap kondisi yang selama ini menimbulkan keresahan dapat segera tertangani dan Budi memperoleh perawatan sesuai kebutuhannya. (dar)