Berita

Angin Kencang Terjang Tambi Mamuju, Sejumlah Rumah Rusak dan Atap Warga Terbang

Redaksi
×

Angin Kencang Terjang Tambi Mamuju, Sejumlah Rumah Rusak dan Atap Warga Terbang

Sebarkan artikel ini

MAMUJU – Angin kencang menerjang kawasan Tambi, Kelurahan Mamunyu, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, Senin (28/9/2026) sekitar pukul 04.00 WITA. Peristiwa tersebut menyebabkan sejumlah rumah warga mengalami kerusakan. Bahkan, beberapa rumah dilaporkan roboh dan kehilangan bagian atap akibat terjangan angin.

Menindaklanjuti kejadian itu, Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten Mamuju turun langsung ke lokasi untuk mendata rumah-rumah yang terdampak. Langkah ini dilakukan guna mengidentifikasi tingkat kerusakan sekaligus menyiapkan bahan pengusulan bantuan bagi warga korban bencana.

Jabatan Fungsional Penata Kelola Penyehatan Lingkungan Ahli Muda Perkim Kabupaten Mamuju, Andriani, mengatakan pendataan mencakup seluruh warga yang rumahnya terdampak angin kencang.

“Dalam rangka pendataan rumah korban bencana, kami data semua warga yang terdampak,” kata Andriani saat ditemui di lokasi, Senin (28/9/2026).

Ia menjelaskan, kerusakan rumah akan dikelompokkan ke dalam tiga kategori, yakni ringan, sedang, dan berat. Pengelompokan tersebut menjadi salah satu dasar untuk menentukan kebutuhan penanganan serta mengusulkan bantuan kepada pemerintah.

“Per kategori untuk mendapatkan bantuan, mulai dari kerusakan ringan, sedang dan berat. Kalau ada anggaran, nanti diberikan bantuan,” jelasnya.

Andriani menegaskan, pendataan tetap dilakukan meskipun belum ada kepastian mengenai penanganan maupun realisasi bantuan bagi warga terdampak. Hasil pendataan nantinya akan digunakan sebagai bahan pengusulan bantuan.

“Walaupun belum ada penanganan, tetap kami data untuk pengusulan bantuan,” tutupnya.

Warga Berharap Bantuan Pemerintah

Di tengah proses pendataan, warga terdampak masih harus menghadapi kondisi rumah yang rusak akibat angin kencang yang terjadi pada dini hari tersebut.

Salah seorang warga, Muhammad Safri, mengaku rumahnya roboh setelah diterjang angin. Selain itu, bagian atap rumahnya juga terbang akibat kuatnya embusan angin.

Baca Juga:
Warga Mamunyu Terindikasi Judol, Lurah Turun Langsung Verifikasi Data dan Klarifikasi

“Semalam betul-betul angin kencang, saya punya rumah rubuh, atap saya terbang,” ujar Safri.

Menurut dia, dampak kejadian tersebut tidak hanya dirasakan keluarganya. Sejumlah rumah warga di sekitar tempat tinggalnya juga mengalami kerusakan akibat cuaca ekstrem.

Safri berharap pemerintah dapat memberikan bantuan kepada masyarakat yang rumahnya terdampak, sehingga mereka memiliki kesempatan untuk memperbaiki tempat tinggal yang rusak.

“Di sekitar sini banyak rumah warga terdampak. Semoga pemerintah bisa memberikan bantuan kepada kami yang terdampak,” tutup Muhammad Safri.

Hingga pendataan dilakukan, warga terdampak masih menantikan kepastian tindak lanjut pemerintah, terutama terkait bantuan untuk memperbaiki rumah yang rusak akibat terjangan angin kencang tersebut.