Berita

ATR/BPN Hadirkan Program MasNya di TikTok, Raih 370 Ribu Penonton dalam Sebulan

Redaksi
×

ATR/BPN Hadirkan Program MasNya di TikTok, Raih 370 Ribu Penonton dalam Sebulan

Sebarkan artikel ini

JAKARTA – Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) terus mengembangkan komunikasi publik dengan memanfaatkan media sosial. Salah satunya melalui program Masyarakat Tanya (MasNya) ATR/BPN yang disiarkan secara langsung melalui akun TikTok resmi kementerian.

Program tersebut menjadi sarana interaksi langsung antara ATR/BPN dan masyarakat untuk membahas berbagai informasi, kebijakan, serta layanan pertanahan.

Kepala Biro Hubungan Masyarakat (Humas) dan Protokol ATR/BPN, Uunk Din Parunggi, mengungkapkan bahwa program MasNya mendapat respons positif sejak pertama kali diluncurkan. Dalam kurun waktu satu bulan, siaran langsung tersebut berhasil menjangkau sekitar 370.000 penonton.

“370.000 penonton dalam satu bulan ini menjadi hal positif bagi kami. Ini menunjukkan bahwa informasi yang dikemas melalui MasNya ATR/BPN memiliki jangkauan dan mendapatkan respons dari masyarakat. Ke depan, kami akan terus mengembangkan program ini agar informasi mengenai kebijakan, program, serta layanan pertanahan dapat tersampaikan dengan lebih luas dan mudah dipahami,” ujar Uunk Din Parunggi, Selasa (3/11/2026).

Capaian tersebut juga terlihat dari pertumbuhan jumlah pengikut akun TikTok resmi ATR/BPN yang bertambah sebanyak 7.654 akun selama periode tersebut.

Sementara itu, interaksi selama siaran berlangsung tercatat mencapai 44.911 komentar dan 1.264.800 tanda suka atau likes.

Angka tersebut menunjukkan tingginya keterlibatan pengguna media sosial dalam mengikuti pembahasan seputar pertanahan melalui format siaran langsung.

Selain menjadi media penyampaian informasi, MasNya juga membuka ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan pertanyaan, berdiskusi, serta memperoleh penjelasan mengenai berbagai persoalan pertanahan secara langsung.

Uunk Din menegaskan, pemanfaatan media sosial sebagai kanal komunikasi publik harus dibarengi dengan konsistensi penyampaian informasi yang relevan, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Menurutnya, keberhasilan komunikasi publik tidak semata-mata diukur dari jumlah penonton maupun interaksi, tetapi juga sejauh mana informasi yang disampaikan mampu memberikan pemahaman kepada masyarakat.

Baca Juga:
Kementerian ATR/BPN Targetkan Sertipikasi 11 Juta Rumah MBR hingga 2029

“Yang terpenting bukan hanya seberapa banyak masyarakat yang menonton, tetapi juga bagaimana informasi yang kami sampaikan bisa memberikan pemahaman dan manfaat. Kami ingin MasNya ATR/BPN menjadi salah satu kanal komunikasi yang dapat membantu masyarakat mengenal lebih jauh program dan layanan ATR/BPN,” pungkasnya.

Sebagai informasi, program MasNya ATR/BPN disiarkan secara langsung melalui akun TikTok resmi Kementerian ATR/BPN setiap Senin hingga Jumat, mulai pukul 09.00 hingga 11.00 WIB.

Acara tersebut dipandu Muhammad Akbar dari Biro Humas dan Protokol ATR/BPN dengan konsep dialog interaktif. Melalui format ini, masyarakat dapat mengajukan pertanyaan secara langsung terkait berbagai layanan pertanahan.

Pembahasan mencakup prosedur pengurusan sertipikat, jangka waktu pelayanan, hingga biaya administrasi pertanahan.

Melalui program MasNya, ATR/BPN berharap akses informasi pertanahan semakin terbuka dan mudah dijangkau masyarakat, sekaligus memperkuat komunikasi antara pemerintah dan publik melalui platform digital. (\*)