Portal Jatim

Akhiri Keruwetan 35 Tahun, Wahyu Hidayat Sulap Pasar Induk Gadang Menuju Wajah Baru Kota Malang

Redaksi
×

Akhiri Keruwetan 35 Tahun, Wahyu Hidayat Sulap Pasar Induk Gadang Menuju Wajah Baru Kota Malang

Sebarkan artikel ini
Proses penataan Pasar Induk Gadang di Kota Malang terus berlangsung. Alat berat melakukan pembongkaran bekas lapak lama sebagai bagian dari pengembangan kawasan menuju pasar tradisional yang lebih modern, tertata, dan mendukung kelancaran arus lalu lintas.

KOTA MALANG — Setelah selama kurang lebih 35 tahun dikenal sebagai salah satu kawasan dengan persoalan tata ruang dan lalu lintas yang kompleks, Pasar Induk Gadang (PIG) di Kota Malang kini mulai menunjukkan wajah baru melalui proses penataan yang digagas Pemerintah Kota Malang.

Di bawah kepemimpinan Wali Kota Malang, Dr. Ir. Wahyu Hidayat, upaya pembenahan kawasan pasar mulai direalisasikan sebagai bagian dari penataan infrastruktur dan peningkatan kenyamanan aktivitas perdagangan maupun mobilitas masyarakat.

Selama bertahun-tahun, kawasan Pasar Induk Gadang identik dengan kondisi yang semrawut, kepadatan lapak pedagang, hingga kemacetan lalu lintas yang kerap menjadi keluhan warga. Penataan kawasan tersebut pun menjadi salah satu pekerjaan besar yang membutuhkan pendekatan bertahap dan komunikasi intensif dengan para pedagang.

Melalui dialog yang dilakukan secara berkelanjutan dengan pendekatan humanis, Pemerintah Kota Malang akhirnya berhasil mencapai kesepahaman dengan para pedagang. Hasilnya, pada awal Mei 2026 proses pembongkaran lapak lama dapat dilaksanakan sebagai bagian dari transformasi menuju konsep pasar tradisional yang lebih modern dan tertata.

Proses perubahan tersebut bukanlah pekerjaan yang mudah. Selain menyangkut penataan fisik kawasan, pemerintah juga harus membangun kepercayaan para pedagang yang telah beraktivitas di lokasi tersebut selama puluhan tahun.

Pantauan Portal-Indonesia.net pada Senin (15/6/2026) siang menunjukkan alat berat berupa ekskavator masih terus melakukan pengerukan dan pembongkaran sisa bangunan lapak lama. Area tersebut nantinya direncanakan untuk mendukung pengembangan akses jalan dan penataan kawasan yang lebih representatif.

Sementara itu, di dalam bangunan pasar yang baru dibangun Pemerintah Kota Malang, para pedagang mulai menempati lapak yang dinilai lebih tertata dan nyaman. Kondisi tersebut memberikan rasa aman bagi mereka, terutama saat musim hujan karena fasilitas yang tersedia dinilai lebih memadai dibandingkan sebelumnya.

Baca Juga:
Tol Prosiwangi Fungsional Jadi Daya Tarik Baru, Rest Area KM 888 A Banyuglugur Dipadati Pengunjung

Transformasi Pasar Induk Gadang diharapkan tidak hanya memperbaiki wajah kawasan perdagangan tradisional di Kota Malang, tetapi juga mampu meningkatkan kenyamanan pedagang, memperlancar arus lalu lintas, serta memberikan pelayanan yang lebih baik bagi masyarakat.