KOTA MALANG — Menjelang bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, Badan Pangan Nasional (Bapanas) bersama Satgas Saber Pangan Polresta Malang Kota melakukan inspeksi mendadak (sidak) bahan pokok penting (bapokting) di Pasar Bunulrejo, Jalan Hamid Rusdi, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, Senin (9/2/2026).
Sidak tersebut dipimpin langsung oleh Kasatgas Pangan Polresta Malang Kota, AKP Rahmad Aji Prabowo, bersama tim dari Bapanas. Petugas menyasar sedikitnya lima pedagang, termasuk toko sembako yang menjual beras, minyak goreng, daging, telur, cabai, serta bawang merah dan bawang putih.
Dalam pemeriksaan itu, petugas mengecek ketersediaan stok, kualitas barang, hingga kesesuaian harga jual dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah.
AKP Rahmad Aji Prabowo menegaskan bahwa sidak bapokting ini merupakan langkah antisipasi Polri dalam menjaga stabilitas pangan sekaligus situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) menjelang Ramadan.
“Kegiatan ini untuk memastikan distribusi berjalan lancar dan tidak ada permainan harga yang merugikan masyarakat. Jika ditemukan pelanggaran, akan kami lakukan pembinaan, pemanggilan, hingga penegakan hukum apabila pelanggaran tersebut diulangi,” tegas AKP Rahmad.
Ia menambahkan, pengawasan pasar merupakan bagian dari pelayanan kepolisian kepada masyarakat. Satgas Saber Pangan akan terus melakukan pemantauan secara berkala agar kondisi pasar tetap kondusif dan masyarakat tidak terbebani saat memenuhi kebutuhan selama Ramadan.
Sementara itu, Kepala Sub Bagian Tata Usaha Deputi Penganekaragaman Konsumsi dan Keamanan Pangan Bapanas, Puspa Dewi, menjelaskan bahwa sidak dilakukan untuk memastikan stabilitas harga dan ketersediaan pangan menjelang Ramadan hingga Idulfitri.
“Kami mengecek sekitar 14 komoditas pangan, antara lain beras, cabai, bawang merah dan bawang putih, daging ayam, telur, serta komoditas lainnya. Tujuannya untuk menjaga stabilisasi harga dan pasokan pangan,” jelasnya.
Berdasarkan hasil pemantauan sementara, kondisi pasar terpantau relatif aman dan terkendali. Tidak ditemukan kelangkaan maupun lonjakan harga yang signifikan pada komoditas pangan utama.
Meski demikian, pemantauan akan terus dilakukan guna memastikan pasokan tetap terjaga dan harga stabil sesuai HET hingga Ramadan dan Lebaran mendatang.
Di lokasi yang sama, Kanit Tipidter Polresta Malang Kota, Ipda Suryantara Adi, mengingatkan para distributor dan pedagang agar tidak melakukan penimbunan bahan pokok.
“Penimbunan selain melanggar hukum juga dapat menyebabkan kelangkaan dan memicu kenaikan harga yang merugikan masyarakat,” tegasnya.
Dari sisi pedagang, Supri, salah satu penjual beras di Pasar Bunulrejo, mengungkapkan bahwa saat ini stok beras premium mulai sulit diperoleh.
“Sekitar dua minggu terakhir, beras premium seperti merek Lahap, Bintang, Mentari, dan Lombok agak susah didapat. Untuk harga masih stabil di kisaran Rp77 ribu sampai Rp78 ribu,” ujarnya.
Sidak bapokting yang dilakukan Polresta Malang Kota bersama Bapanas ini menjadi wujud nyata komitmen pemerintah dan kepolisian dalam menjaga stabilitas pangan, khususnya menjelang Ramadan saat kebutuhan masyarakat cenderung meningkat.
(Junaedi)











