Portal DIY

Nuryadi Ingatkan Kader Muda PDI-P Jaga Ideologi Bung Karno

Portal Indonesia
×

Nuryadi Ingatkan Kader Muda PDI-P Jaga Ideologi Bung Karno

Sebarkan artikel ini
Nuryadi dalam pendidikan kader pratama PDI-P Gunungkidul di Sleman

SLEMAN — Ketua DPD PDI Perjuangan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Nuryadi, mengingatkan kader muda PDI Perjuangan Gunungkidul agar menjaga pegangan ideologis dan meneruskan amanat perjuangan Bung Karno. Kaderisasi tidak boleh sekadar menjadi jalan untuk mengejar jabatan atau pencalonan legislatif, tetapi harus membentuk karakter dan komitmen perjuangan.

Pesan tersebut disampaikan Nuryadi saat memberikan sambutan dalam Pendidikan Kader Pratama (PKP) PDI Perjuangan Gunungkidul di Hotel Eden 2, Hargobinangun, Sleman, Jumat (6/11/2026) malam.

Ia meminta seluruh peserta mengikuti pendidikan selama tiga hari dengan serius. Menurutnya, kaderisasi merupakan proses pembentukan karakter, penguatan ideologi, sekaligus persiapan kader untuk menjalankan penugasan partai.

“Jika ikut kaderisasi niatnya hanya caleg, tidak usah. Nanti hanya merusak partai, nyaleg sikut-sikutan karo koncone dewe, ambil peran di politik, tapi kudu sabar,” tegasnya.

Diharapkan para peserta mampu menerapkan pengetahuan yang diperoleh selama pendidikan dalam kehidupan bermasyarakat. Kader harus memahami persoalan rakyat, mengikuti perkembangan situasi, serta mengenali peta politik di lingkungan masing-masing.

Dalam kesempatan tersebut, Nuryadi yang memasuki usia ke-69 tahun juga menyampaikan pesan kepada generasi muda agar mengambil nilai-nilai positif dari perjalanan pengabdiannya.

“Usia saya sudah 69 tahun, ambil yang baik, buang yang jelek dari saya,” ujarnya.

Ketua DPRD DIY itu menegaskan, banyaknya kursi yang diperoleh partai dalam pemilu tidak berarti apabila kader dan petugas partai tidak menjalankan amanat perjuangan Bung Karno. Perjuangan tersebut harus tercermin dalam pemahaman kebangsaan dan penerapan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

Menurutnya, kekuatan partai tidak semata-mata diukur dari capaian elektoral. Kader juga harus hadir di tengah masyarakat, memahami persoalan yang dihadapi rakyat, serta memperjuangkan kepentingan mereka.

Melalui Pendidikan Kader Pratama, Nuryadi berharap lahir kader-kader yang memiliki pemahaman ideologi, kemampuan membaca persoalan sosial dan komitmen menjalankan tugas partai. Kaderisasi berjenjang juga menjadi bagian dari upaya menjaga kesinambungan perjuangan PDI Perjuangan lintas generasi (bams)

Baca Juga:
Kader Muda PDI-P Beberkan Pembenahan Partai di Workshop CALD 2026