Portal Jatim

Reog Sardula Pratama SMPN 6 Ponorogo Boyong Ranking IV Penyaji Terbaik FRR XXII: Semangat Jaga Warisan Budaya

Andre Prisna P
×

Reog Sardula Pratama SMPN 6 Ponorogo Boyong Ranking IV Penyaji Terbaik FRR XXII: Semangat Jaga Warisan Budaya

Sebarkan artikel ini
Kepala SMPN 6 Ponorogo, Sri Iswantini S.Pd saat menerima piala dan piagam penghargaan

PONOROGO – Capaian prestasi kembali diukir oleh SMP Negeri 6 Ponorogo di bidang kesenian dan kebudayaan.

Untuk kesekian kalinya, Reog Sardula Pratama SMP Negeri 6 Ponorogo berhasil menyabet ranking IV Penyaji Terbaik dalam Festival Reog Remaja (FRR) ke-XXII dalam perayaan Grebeg Suro tahun 2026.

Bertempat di panggung utama alun-alun Ponorogo, Senin (15/6/2026). Secara simbolis Kepala SMPN 6 Ponorogo, Sri Iswantini S.Pd menerima piala dan penghargaan ranking IV Penyaji Terbaik dalam Festival Reog Remaja (FRR) ke-XXII.

“Alhamdulillah, di malam (puncak perayaan Grebeg Suro 2026) kita menorehkan capaian manis pada ajang prestisius FRR ke-XXII,” ujar Kepala SMPN 6 Ponorogo, Sri Iswantini S.Pd.

Dirinya menambahkan, capaian ini bukan tanpa dasar, sebab para siswa-siswi memang ‘digembleng’ secara intens dalam mengikuti FRR ini. Tentunya, juga dilatih guru pembina yang berkompeten.

“Tampil dengan nomor peserta 20, anak didik kita (Reog Sardula Pratama) tampil sangat atraktif dan menawan dihadapan para dewan juri,” jlentrehnya.

Sardula Pratama tentunya dibawakan oleh para siswa-siswi mulai dari penari jathil, warok, bujangganong, klonosewandono hingga enam dadak merak. Mereka tampil begitu kompak.

“Terpentingnya lagi, selain menjadi ajang unjuk kemampuan para siswa, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk menanamkan kecintaan terhadap budaya lokal kepada generasi muda,” bebernya.

Gelaran FRR ini tak hanya untuk ajang berkompetisi, namun juga sebagai upaya melestarikan warisan budaya Reog Ponorogo yang menjadi kebanggaan masyarakat.

“Kita berkomitmen untuk membentuk generasi muda untuk mempelajari, menanamkan sekaligus melestarikan Reog Ponorogo. Sehingga kesenian warisan leluhur tersebut tetap hidup dan berkembang. Terlebih, SMPN 6 Ponorogo saat ini juga memiliki ekstrakulikuler (ekskul) kesenian reog,” ungkapnya.

Pihaknya ingin grub reog sekolah (Sardula Pratama) dapat terus eksis dan aktif. Mencetak generasi muda yang berkarakter dan berprestasi serta bangga terhadap kesenian asli Kabupaten Ponorogo.

Baca Juga:
Kantor Dinkes Ponorogo Digeledah KPK, Cari Bukti Baru?

“Pelajar memiliki peran penting dalam menjaga keberlangsungan warisan budaya daerah. Memberikan hasil yang terbaik dan berkontribusi mensukseskan Grebeg Suro 2026,” tandasnya. (*)