OlahragaPortal Jakarta

Usulkan Revitalisasi Stadion Tridadi Berstandar Nasional, Bupati Sleman Temui Menpora

Portal Indonesia
×

Usulkan Revitalisasi Stadion Tridadi Berstandar Nasional, Bupati Sleman Temui Menpora

Sebarkan artikel ini

 

JAKARTA – Pemerintah Kabupaten Sleman terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat ekosistem olahraga daerah melalui peningkatan sarana dan prasarana yang berstandar nasional. Upaya tersebut diwujudkan dengan audiensi Bupati Sleman, Harda Kiswaya, bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Sleman dengan Menteri Pemuda dan Olahraga, Erick Thohir, di Kantor Kementerian Pemuda dan Olahraga, Jakarta, Senin (8/6/2026).

Dalam pertemuan tersebut, Bupati Sleman diterima langsung oleh Menpora Erick Thohir yang didampingi Plt. Deputi Bidang Pengembangan Industri Olahraga Suyadi Pawiro serta Staf Khusus Menpora Tsamara Amany.

Bupati Harda Kiswaya menyampaikan bahwa Kabupaten Sleman selama ini telah melahirkan banyak atlet berprestasi yang memberikan kontribusi signifikan bagi dunia olahraga Indonesia, baik di tingkat nasional maupun internasional. Namun demikian, hingga saat ini Sleman belum memiliki fasilitas olahraga atletik yang memenuhi standar nasional.

Untuk menjawab kebutuhan tersebut, Pemkab Sleman telah mengusulkan program revitalisasi Stadion Tridadi kepada Kementerian Pekerjaan Umum (PU). Usulan tersebut sebelumnya telah dibahas bersama tim Direktorat Jenderal Prasarana Strategis Kementerian PU pada April 2026.

“Pertemuan dengan Kemenpora hari ini merupakan tindak lanjut untuk memperoleh rekomendasi dari Menpora yang nantinya menjadi dasar bagi Kementerian PU dalam melanjutkan proses revitalisasi. Pemkab Sleman berkomitmen penuh terhadap pembinaan atlet daerah agar mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional, yang tentu harus didukung dengan fasilitas olahraga yang memenuhi standar,” ujar Harda Kiswaya.

Menanggapi usulan tersebut, Menpora Erick Thohir menyambut positif rencana revitalisasi Stadion Tridadi dan menyatakan kesiapan Kemenpora untuk memberikan surat rekomendasi yang diperlukan.

Erick juga meminta Pemkab Sleman untuk terus memperkuat koordinasi dengan Kementerian PU agar proses perencanaan dan pelaksanaan revitalisasi dapat berjalan lebih cepat dan efektif.

Baca Juga:
Bupati Sleman Lantik 190 Pejabat

Selain aspek pembangunan fisik, Menpora menekankan pentingnya perencanaan tata kelola stadion pascarevitalisasi. Menurutnya, stadion modern tidak hanya berfungsi sebagai arena pertandingan, tetapi juga harus mampu menjadi pusat aktivitas masyarakat yang mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.

“Fasilitas olahraga harus memberikan dampak berkelanjutan bagi masyarakat. Karena itu, stadion tidak boleh hanya hidup saat pertandingan berlangsung, tetapi juga harus mampu menciptakan multiplier effect yang meningkatkan kesejahteraan warga sekitar,” kata Erick Thohir.

Ia menambahkan, pengelolaan stadion dapat melibatkan sektor swasta melalui skema Kerja Sama Operasional (KSO). Saat ini Kemenpora tengah menyusun regulasi yang akan menjadi pedoman sekaligus memberikan kepastian hukum bagi pemerintah daerah dan mitra swasta dalam pengelolaan fasilitas olahraga.

Senada dengan Menpora, Plt. Deputi Bidang Pengembangan Industri Olahraga Kemenpora, Suyadi Pawiro, menilai peluang kolaborasi dalam pengelolaan sarana olahraga kini semakin terbuka.

Ia mengingatkan bahwa Kemenpora bersama Kementerian Dalam Negeri dan Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) telah menandatangani Nota Kesepahaman tentang sinergi pengelolaan dan pemanfaatan sarana-prasarana olahraga pada 2 Desember 2025.

Melalui nota kesepahaman tersebut, pemerintah pusat dan daerah didorong untuk mengoptimalkan pemanfaatan fasilitas olahraga sekaligus memperkuat keterlibatan pelaku usaha dan UMKM dalam pengembangannya.

Suyadi pun mendorong Pemkab Sleman untuk segera menyusun peta jalan dan timeline kerja yang terukur sebagai langkah konkret menindaklanjuti berbagai peluang sinergi yang telah tersedia.

Audiensi ini menjadi sinyal positif bagi percepatan revitalisasi Stadion Tridadi. Kehadiran fasilitas olahraga berstandar nasional di Sleman diharapkan tidak hanya menjadi wadah pembinaan atlet berprestasi, tetapi juga mampu menggerakkan roda perekonomian daerah serta menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat. (Brd)