ILAGA – Kepala Suku Distrik Ilaga, Yan Alom menyerukan pesan damai dari jantung pegunungan tengah Papua. Ia mengimbau seluruh masyarakat di Kabupaten Puncak untuk memperkuat komitmen menjaga keamanan dan tidak terpengaruh oleh provokasi kelompok yang ingin menciptakan instabilitas di wilayah tersebut.
Distrik Ilaga merupakan pusat pemerintahan Kabupaten Puncak, selama ini menjadi titik strategis bagi aktivitas ekonomi dan pelayanan publik di dataran tinggi Papua Tengah.
”Kita semua harus saling mendukung dan menjaga situasi yang aman dan damai di Kabupaten Puncak ini. Jangan sampai ada kekacauan yang dibuat oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab,” ujar Yan Alom pada Selasa (3/2/2026).
Tolak Kekerasan
Yan Alom menegaskan masyarakat adat di Distrik Ilaga menginginkan ketenangan. Ia secara terang-terangan menolak kehadiran kelompok luar yang kerap melakukan aksi kriminal yang merugikan warga lokal.
Menurutnya, memori kolektif masyarakat terhadap aksi pembakaran fasilitas umum di tahun-tahun sebelumnya menjadi pelajaran berharga bahwa kekerasan hanya membawa kemunduran.
Ia secara tegas menolak keberadaan kelompok kriminal di Kabupaten Puncak. “Kami berharap kelompok tersebut tidak lagi masuk dan membuat kekacauan, apalagi sampai melakukan pembakaran bangunan,” tegas Yan.
Keamanan Prasyarat Pembangunan
Secara geografis, akses menuju Ilaga yang berada di ketinggian menuntut stabilitas tinggi agar distribusi logistik dan program pembangunan pemerintah tidak terhambat.
Yan Alom menutup pernyataannya dengan menekankan keamanan adalah “pintu masuk” menuju kesejahteraan. Tanpa adanya gangguan keamanan, masyarakat di pelosok Puncak dapat merasakan manfaat pembangunan, mulai dari akses kesehatan hingga pendidikan secara merata.
“Mari kita ciptakan suasana yang aman agar Kabupaten Puncak dapat terus maju dan sejahtera bagi anak cucu kita,” ajak Yan Alom. (*/bams)











