CIREBON -Film fiksi ilmiah keluarga Pelangi di Mars resmi tayang di seluruh bioskop Indonesia mulai Rabu (18/3/2026). Film produksi Mahakarya Pictures garapan sutradara Upie Guava ini digadang jadi tonggak baru perfilman nasional.
Tak sekadar hiburan libur Lebaran, film ini mengusung misi mendorong imajinasi anak lewat visual modern. Penonton diajak menjelajahi Planet Merah dengan pengalaman sinematik berstandar baru.
Keunggulan utamanya adalah penggunaan teknologi Extended Reality (XR) secara masif, disebut sebagai yang pertama di Indonesia dalam skala besar. Proyek ini dikerjakan lebih dari lima tahun dengan melibatkan ratusan kreator dari berbagai daerah.
Produser Dendi Reynando menyebut film ini hasil kolaborasi besar, bukan sekadar proyek pribadi. Hal senada disampaikan Upie Guava yang menyebutnya sebagai “gerakan” para seniman visual.
Film ini dibintangi Messi Gusti, Lutesha, Rio Dewanto, dan Livy Renata, serta didukung pengisi suara Kristo Immanuel dan Gilang Dirga.
Antusiasme penonton terlihat sejak gala premiere. Film ini dinilai ramah anak sekaligus jadi pencapaian baru dalam animasi, CGI, dan VFX Indonesia. (wan)











