KOTA PROBOLINGGO — Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Probolinggo menggelar Rapat Kerja (RAKER) II Tahun 2026 pada Jumat (17/4/2026) di Meeting Room Kantor FKUB, Jalan Ahmad Yani Nomor 103.
Mengusung tema “Kerukunan Umat Beragama sebagai Fondasi Pembangunan Daerah yang Inklusif dan Berkeadilan”, kegiatan ini menegaskan pentingnya harmoni antarumat beragama sebagai pilar utama dalam mendukung pembangunan yang berkelanjutan.
Rapat kerja dibuka langsung oleh Ketua FKUB Kota Probolinggo, Dr. KH. Ahmad Hudri, ST., MAP. Dalam sambutannya, ia menekankan bahwa kerukunan umat beragama tidak hanya menjadi tujuan sosial, tetapi juga strategi penting dalam menjaga stabilitas daerah.
“Kerukunan umat beragama harus diperkuat sebagai sistem yang mampu mendorong pembangunan Kota Probolinggo yang inklusif dan berkeadilan,” ujarnya.
Kegiatan ini diikuti oleh seluruh pengurus FKUB serta Forum Kader Muda Penggerak Moderasi Beragama (FKMPMB). Sebelum pembahasan program kerja, peserta mendapatkan penguatan wawasan melalui Studium General yang disampaikan Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kota Probolinggo, M. Sonhaji.
Dalam pemaparannya, ia menjelaskan arah kebijakan pemerintah daerah dalam meningkatkan indeks harmoni dan toleransi masyarakat. Penguatan moderasi beragama disebut sebagai salah satu prioritas utama dalam menjaga stabilitas sosial.
Fokus utama RAKER II ini adalah penyusunan serta penguatan program kerja FKUB Tahun Anggaran 2026. Sejumlah program strategis dirumuskan untuk menjawab kebutuhan masyarakat, di antaranya penguatan program EcoHarmony yang mengintegrasikan kerukunan umat beragama dengan kepedulian lingkungan.
Selain itu, FKUB juga mendorong pengembangan Rumah Ibadah Ramah Anak sebagai ruang yang inklusif bagi generasi muda, serta penyusunan peta data rumah ibadah sebagai dasar perencanaan kebijakan yang lebih akurat.
Program lain yang turut menjadi perhatian adalah pendidikan kader penggerak moderasi beragama dengan fokus pada pemberdayaan perempuan.
Di samping merancang program baru, FKUB Kota Probolinggo tetap melanjutkan berbagai kegiatan yang telah berjalan, seperti sosialisasi, seminar, lokakarya, dan simposium moderasi beragama guna memperkuat literasi kerukunan di tengah masyarakat.
Melalui RAKER II ini, FKUB berharap sinergi dengan pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat semakin solid dalam mewujudkan kehidupan beragama yang harmonis, inklusif, dan berkeadilan di Kota Probolinggo.











