Portal Jatim

Pawai Lampion Akbar Semarakkan 1 Muharram 1448 H, Desa Demung Bersinar dalam Nuansa Syiar Islam

Redaksi
×

Pawai Lampion Akbar Semarakkan 1 Muharram 1448 H, Desa Demung Bersinar dalam Nuansa Syiar Islam

Sebarkan artikel ini
Persiapan Pawai Lampion Akbar di Desa Demung, Kecamatan Besuki, Situbondo, sebagai bagian dari perayaan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah yang melibatkan berbagai elemen masyarakat.

SITUBONDO – Malam pergantian Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah di Desa Demung, Kecamatan Besuki, dipastikan berlangsung penuh semangat kebersamaan dan nuansa religius. Pemerintah Desa (Pemdes) Demung menggelar Pawai Lampion Akbar sebagai salah satu agenda syiar Islam yang telah menjadi simbol kebersamaan masyarakat.

Kegiatan tersebut tidak hanya melibatkan unsur pemerintah desa, tetapi juga mendapat dukungan dari berbagai elemen masyarakat. Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Nahdlatul Ulama (NU), Gerakan Pemuda (GP) Ansor, Fatayat, hingga ratusan santri dari surau dan pondok pesantren di wilayah Desa Demung turut ambil bagian dalam memeriahkan peringatan Tahun Baru Hijriah.

Gemerlap lampion yang akan menghiasi jalur pawai diharapkan menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat. Namun lebih dari sekadar suguhan visual, kegiatan ini juga dirancang sebagai media dakwah dan momentum untuk memperkuat ukhuwah Islamiyah di tengah kehidupan bermasyarakat.

Selain menjadi bentuk rasa syukur atas datangnya tahun baru Hijriah, penyelenggaraan pawai juga diharapkan mampu menumbuhkan semangat gotong royong, mempererat persaudaraan, dan memperkuat nilai-nilai kebersamaan di lingkungan warga.

Momentum pergantian tahun menuju 1448 Hijriah juga menjadi pengingat penting bagi umat Islam untuk melakukan hijrah menuju kehidupan yang lebih baik. Nilai-nilai seperti ketulusan niat, muhasabah atau introspeksi diri, pemanfaatan waktu secara bijak, istiqamah dalam berbuat kebaikan, serta menjaga keseimbangan hidup menjadi pesan yang terus relevan untuk diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari.

Kepala Desa Demung, Aguk Prayugi, mengaku bangga melihat tingginya antusiasme dan kekompakan seluruh unsur masyarakat dalam menyukseskan kegiatan tersebut.

“Pawai Lampion ini adalah simbol bahwa cahaya Islam, persatuan, dan kedamaian akan selalu menerangi Desa Demung. Kami ingin menyambut Tahun Baru Islam 1448 H ini dengan suka cita dan kekompakan yang nyata. Kehadiran Pemdes, BPD, NU, Ansor, Fatayat, dan para santri malam ini membuktikan bahwa kita semua satu barisan dalam menjaga tradisi baik dan memperkuat keimanan,” ujar Aguk Prayugi.

Ia juga berharap momentum Tahun Baru Islam dapat menjadi titik awal untuk memperkuat kerukunan dan meningkatkan kepedulian sosial di tengah masyarakat.

“Saya berharap, melalui momentum ini, warga Desa Demung semakin rukun, kepedulian sosialnya meningkat, dan desa kita tercinta ini selalu diberkahi oleh Allah SWT. Mari kita jadikan tahun yang baru ini sebagai lembaran untuk mencetak amal-amal terbaik,” tambahnya.

Melalui kegiatan tersebut, Pemdes Demung juga mengundang seluruh lapisan masyarakat untuk hadir dan bersama-sama merasakan semangat kebersamaan dalam menyambut Tahun Baru Islam 1448 Hijriah.

Baca Juga:
Menteri Nusron Dorong Santri Kuasai STEM, Siap Jadi Pelaku Kebijakan Negara

Harapannya, pergantian tahun Hijriah tidak hanya menjadi seremoni tahunan, tetapi juga menjadi momentum memperkuat keimanan, mempererat persatuan, serta menumbuhkan optimisme untuk mewujudkan kehidupan masyarakat yang lebih harmonis dan penuh keberkahan.