Portal Jateng

Diduga Bawa Samurai ke Rumah Warga, Anak 11 Tahun Ketakutan; Kasus Diselidiki Polsek Loano

Portal Indonesia
×

Diduga Bawa Samurai ke Rumah Warga, Anak 11 Tahun Ketakutan; Kasus Diselidiki Polsek Loano

Sebarkan artikel ini

 

PURWOREJO – Seorang warga Desa Loano, Kecamatan Loano, Kabupaten Purworejo, melaporkan dugaan intimidasi setelah dua orang yang sebelumnya sempat ditegur terkait cara berkendara diduga kembali mendatangi rumahnya dengan membawa senjata tajam.

Peristiwa tersebut dilaporkan ke Polsek Loano dan tercatat dalam Surat Tanda Penerimaan Laporan Pengaduan (STPL). Kasus tersebut kini masih dalam tahap penyelidikan kepolisian.

Peristiwa bermula pada Jumat (21/8/2026) pagi. Berdasarkan keterangan pelapor dalam laporan pengaduan, dirinya sempat menegur seorang pengendara sepeda motor yang melintas di jalan kampung dengan suara mesin keras dan kecepatan yang dinilai terlalu tinggi.

Pengendara tersebut disebut sempat meminta maaf sebelum meninggalkan lokasi.

Namun, sekitar pukul 11.30 WIB, pengendara itu diduga kembali mendatangi rumah pelapor bersama seorang rekannya. Saat keduanya datang, pelapor sedang tidak berada di rumah.

Kedatangan mereka justru diketahui oleh anak pelapor yang masih berusia 11 tahun.

Dalam laporan tersebut disebutkan, kedua orang itu diduga membawa senjata tajam jenis samurai. Dugaan tersebut juga disebut terekam kamera CCTV yang berada di sekitar rumah.

Anak pelapor kemudian menghubungi ayahnya melalui telepon. Dalam kondisi ketakutan, anak tersebut memberitahukan bahwa ada dua orang datang ke rumah dan diduga membawa senjata tajam.

Peristiwa itu membuat pelapor khawatir terhadap keselamatan anak dan keluarganya.

Ia kemudian memilih membawa persoalan tersebut ke jalur hukum dengan membuat laporan pengaduan ke Polsek Loano. Laporan diterima petugas SPKT II Polsek Loano pada Jumat (21/8/2026).

Pengaduan tersebut berkaitan dengan dugaan membawa senjata tajam ke rumah warga yang disebut menimbulkan rasa takut, khususnya terhadap anak pelapor.

Kapolsek Loano saat dikonfirmasi membenarkan adanya pengaduan tersebut.

“Betul mas, sudah ada pengaduan dari masyarakat. Yang mengadukan sudah dimintai keterangan. Untuk masalah ini sedang dalam penyelidikan,” singkatnya.

Baca Juga:
Pembinaan Ketua RT/RW Kabupaten Purworejo, Dorong Pelayanan Masyarakat yang Responsif dan Transparan

Hingga saat ini, polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap rangkaian kejadian tersebut, termasuk memastikan kebenaran dugaan keberadaan senjata tajam sebagaimana disampaikan dalam laporan pengaduan.

Polisi juga akan mendalami keterangan para pihak serta bukti-bukti yang berkaitan dengan peristiwa tersebut. (Fzi)

Catatan: seluruh dugaan dalam berita ini mengacu pada keterangan pelapor dan masih dalam proses penyelidikan. Pihak-pihak yang disebut belum dapat dinyatakan bersalah sebelum adanya proses hukum dan putusan yang berkekuatan hukum tetap.