Portal Jatim

Warga Bukir Pasuruan Sumringah, Impian Lapangan Olahraga Segera Terwujud

Redaksi
×

Warga Bukir Pasuruan Sumringah, Impian Lapangan Olahraga Segera Terwujud

Sebarkan artikel ini

PASURUAN — Impian warga Kelurahan Bukir, Kecamatan Gadingrejo, Kota Pasuruan, untuk memiliki sarana olahraga yang representatif mulai menemukan titik terang. Rencana pembangunan fasilitas olahraga di wilayah tersebut mendapat respons positif dari Pemerintah Kota Pasuruan.

Kehadiran sarana olahraga itu nantinya diharapkan menjadi ruang publik bagi warga untuk berolahraga, berkegiatan positif, sekaligus mempererat hubungan sosial antarmasyarakat.

Kabar tersebut semakin menguat setelah Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kota Pasuruan, Dyah Ermitasari, bersama jajaran turun langsung ke lokasi.

Kedatangan mereka untuk melakukan pengukuran lahan sekaligus menghitung kebutuhan tanah urug berdasarkan luasan area yang akan digunakan.

Dalam kesempatan itu, Disparpora juga berdialog dengan perwakilan warga Bukir, termasuk pengurus RW dan kalangan pemuda. Pembahasan difokuskan pada rencana pembangunan serta pemanfaatan sarana olahraga di kawasan tersebut.

“Hari ini kita bersama warga lengkap ada Pak RW, pemuda rembug terkait dengan rencana pembangunan atau penempatan lapangan sarana olahraga,” ujar Dyah Ermitasari yang akrab disapa Mita.

Mita menjelaskan, tahapan awal pembangunan akan dilakukan melalui proses pengurukan lahan. Pekerjaan tersebut berpeluang dilaksanakan pada 2026 apabila usulan pembangunan telah masuk dan disahkan dalam P-APBD tahun berjalan.

“Untuk luasannya kemarin kita ukur kurang lebih 78 meter x 110 meter, jadi sudah standar. Insyaallah kalau disahkan ikut P-APBD 2026, tahun ini bisa dikerjakan proses urugnya,” terangnya.

Selain pembangunan fisik, pengelolaan fasilitas olahraga tersebut nantinya juga menjadi perhatian. Menurut Mita, sarana olahraga di Bukir akan dikelola Disparpora dan terintegrasi dengan kawasan Taman Wisata Kampung Mebel.

“Ini nanti akan dikelola oleh Disparpora karena luasannya dua hektar lebih dan jadi satu dengan Taman Bukir,” ungkapnya.

Respons positif dari Pemkot Pasuruan langsung disambut gembira warga. Ketua RW 07, Dodik Siswanto, mengaku bahagia karena perjuangan warga untuk mendapatkan fasilitas olahraga akhirnya mendapat perhatian pemerintah.

Baca Juga:
GM-FKPPI Pasuruan Soroti Proyek Sekolah Rakyat, Dugaan Pelanggaran KIP hingga Material Uruk Jadi Temuan

“Saya sangat gembira mewakili warga Bukir juga mengucapkan terima kasih banyak buat Pak Haji Aris. Alhamdulillah Disparpora merespon baik dan positif, dan kami pun merasa bersyukur,” tutur Dodik.

Ia berharap proses pembangunan dapat segera direalisasikan sehingga fasilitas tersebut bisa dimanfaatkan masyarakat untuk berbagai kegiatan.

“Kalau bisa secepatnya direalisasikan atau ditangani, biar masyarakat Bukir bisa pakai lapangan ini. Sekali lagi terima kasih buat Pemerintah Kota Pasuruan,” pungkasnya.

Antusiasme serupa disampaikan Rony, salah seorang pemuda warga RW 05. Menurutnya, keberadaan lapangan sendiri sudah lama menjadi harapan warga Bukir.

Selama ini, para pemain dari Bukir harus menyewa lapangan di luar wilayah ketika hendak berlatih.

“Sebagai warga atau mewakili pemuda, tentu kami merasa senang sekali dengan adanya rencana pembangunan lapangan ini. Karena sudah berapa puluh tahun, pemain Bukir ini selalu sewa di luar,” paparnya.

Rony mengatakan, warga sebenarnya berharap sarana tersebut dapat dikelola secara mandiri. Namun, jika pengelolaannya berada di bawah Disparpora, ia tetap mendukung sepanjang memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Memang harapan utama warga itu dikelola sendiri, tapi kalau aturan Disparpora seperti itu ya yang pasti kita ikuti. Syukur-syukur ada keringanan khusus buat warga Bukir, tentu makin senang lagi,” imbuhnya.

Anggota DPRD Kota Pasuruan, H. Aris Ubaidillah, yang turut hadir dalam dialog tersebut, juga menyampaikan rasa syukurnya. Ia menyebut rencana pembangunan lapangan sepak bola dan sarana olahraga di Bukir merupakan bagian dari aspirasi yang selama ini diperjuangkan.

“Atas hal ini, kami mengucapkan terima kasih kepada semua jajaran, baik Pak Wali Kota, Disparpora dan saya hanya sebagai perwakilan warga, sehingga masyarakat Bukir dapat dipastikan memiliki lapangan sepak bola,” ujar Aris.

Baca Juga:
Abah Kodir Soroti Menu MBG, Minta SPPG Kota Pasuruan Sesuaikan Porsi, Harga, dan Selera Anak

Dengan hadirnya fasilitas tersebut, masyarakat diharapkan memiliki ruang terbuka yang dapat digunakan untuk berbagai aktivitas positif. Mulai dari olahraga anak-anak dan remaja, latihan sepak bola, hingga kegiatan senam bagi warga lanjut usia.

Keberadaan sarana olahraga di kawasan Bukir juga diharapkan mampu menjawab kebutuhan masyarakat terhadap ruang publik yang aman, representatif dan mudah diakses tanpa harus pergi ke pusat Kota Pasuruan.

(Eko)