Berita

Kementerian ATR/BPN Raih Penghargaan ESDM atas Dukungan Pengembangan Geotermal Indonesia

Redaksi
×

Kementerian ATR/BPN Raih Penghargaan ESDM atas Dukungan Pengembangan Geotermal Indonesia

Sebarkan artikel ini

JAKARTA – Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menerima penghargaan dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) atas kontribusinya dalam mendukung pengembangan energi panas bumi atau geotermal di Indonesia.

Penghargaan tersebut diberikan dalam rangkaian The 10th Indonesia International Geothermal Convention and Exhibition (IIGCE) 2026 yang berlangsung di Jakarta Convention Center (JCC).

Kementerian ATR/BPN meraih penghargaan kategori “Outstanding Government Collaboration” sebagai bentuk apresiasi atas kolaborasi dan sinergi dalam mendukung pengembangan sektor geotermal nasional.

Staf Ahli Bidang Reformasi Birokrasi Kementerian ATR/BPN, Deni Santo, mengatakan penghargaan tersebut menjadi pengakuan atas peran nyata kementeriannya dalam mendukung berbagai proyek pengembangan panas bumi.

“Penghargaan ini merupakan pengakuan bahwa Kementerian ATR/BPN memberikan kontribusi yang nyata untuk pengembangan panas bumi di Indonesia. Kami mengucapkan terima kasih kepada Kementerian ESDM dan penyelenggara IIGCC atas penghargaan ini,” ujar Deni Santo usai menerima penghargaan di JCC, Jakarta, beberapa hari lalu.

Menurutnya, peran Kementerian ATR/BPN dalam pengembangan geotermal dimulai dari aspek pertanahan. Salah satunya melalui dukungan terhadap proses pengadaan tanah untuk proyek-proyek panas bumi, termasuk proyek yang telah ditetapkan sebagai Proyek Strategis Nasional (PSN).

Selain pengadaan tanah, Kementerian ATR/BPN juga memberikan dukungan berupa kepastian hukum atas bidang tanah yang digunakan untuk kepentingan pengembangan energi geotermal.

“Proyek-proyek pengembangan geotermal itu ada yang masuk sebagai PSN dan kategorinya untuk kepentingan umum. Karena itu, peran kami dimulai dari pengadaan tanah. Setelah selesai, kami juga memberikan hak atas tanah untuk memberikan kepastian hukum, dan apabila ada sengketa pertanahan, kami harus berperan dalam menyelesaikannya,” jelas Deni Santo.

Kementerian ESDM memberikan apresiasi kepada sejumlah pihak yang dinilai berkontribusi terhadap pengembangan energi panas bumi di Indonesia. Dalam konteks tersebut, Kementerian ATR/BPN dinilai memiliki peran penting dalam menangani kebutuhan pertanahan yang berkaitan dengan pembangunan proyek geotermal.

Baca Juga:
Libur Lebaran Dimanfaatkan untuk Urus Sertipikat, ATR/BPN Buka Layanan Terbatas di Kantor Pertanahan

Penghargaan ini diharapkan semakin memperkuat kolaborasi antara Kementerian ATR/BPN, Kementerian ESDM, serta pihak-pihak terkait lainnya dalam mendukung pengembangan energi terbarukan.

Dukungan dari sektor pertanahan dinilai penting untuk memastikan proyek geotermal dapat berjalan dengan kepastian hukum sekaligus mendukung upaya pemerintah mengembangkan sumber energi terbarukan di Indonesia. (*)