Portal Jatim

MUI Kota Probolinggo Gandeng UNUJA Perkuat Tata Kelola Jurnal Ilmiah

Redaksi
×

MUI Kota Probolinggo Gandeng UNUJA Perkuat Tata Kelola Jurnal Ilmiah

Sebarkan artikel ini
Peserta Workshop Penguatan Tata Kelola Jurnal Ilmiah Bereputasi yang diselenggarakan MUI Kota Probolinggo bersama UNUJA Paiton mengikuti sesi pembekalan dan praktik pengelolaan jurnal berbasis standar nasional dan internasional.

PROBOLINGGO — Komisi Penelitian dan Pengkajian Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Probolinggo bersama Universitas Nurul Jadid (UNUJA) Paiton menggelar Workshop Penguatan Tata Kelola Jurnal Ilmiah Bereputasi sebagai upaya meningkatkan kualitas publikasi akademik dan memperkuat budaya riset yang berintegritas.

Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari di Kampus UNUJA, Paiton, Kabupaten Probolinggo, tersebut resmi berakhir pada Minggu (14/6/2026). Workshop ini difokuskan pada peningkatan kapasitas pengelola jurnal agar mampu menerapkan sistem pengelolaan yang profesional, transparan, akuntabel, serta memenuhi standar nasional maupun internasional.

Peserta workshop berasal dari Komisi Penelitian dan Pengkajian serta Komisi Komunikasi dan Informasi MUI Kota Probolinggo yang dipersiapkan menjadi pengelola jurnal ilmiah MUI. Mereka memiliki latar belakang yang beragam, mulai dari akademisi, dosen, peneliti, hingga pegiat literasi dan publikasi ilmiah dari berbagai perguruan tinggi di wilayah Probolinggo dan sekitarnya.

Ketua Komisi Penelitian dan Pengkajian MUI Kota Probolinggo, Dr. KH. Hefny, menegaskan bahwa penguatan tata kelola jurnal ilmiah merupakan langkah strategis dalam mendukung pengembangan ilmu pengetahuan berbasis riset yang berkualitas.

“Jurnal ilmiah merupakan instrumen penting dalam diseminasi hasil penelitian. Oleh karena itu, pengelolaannya harus dilakukan secara profesional agar mampu menghasilkan publikasi yang kredibel, berkualitas, dan memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan ilmu pengetahuan serta kemaslahatan umat,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Rektor III UNUJA, Prof. Hasan Baharun, menyampaikan apresiasi atas kolaborasi yang terjalin antara perguruan tinggi dan MUI Kota Probolinggo. Menurutnya, sinergi tersebut memiliki peran penting dalam memperkuat ekosistem riset dan publikasi ilmiah di Indonesia.

Selama pelaksanaan workshop, peserta memperoleh berbagai materi strategis yang berkaitan dengan pengelolaan jurnal ilmiah modern. Materi yang disampaikan meliputi tata kelola berbasis Open Journal System (OJS), manajemen editorial dan proses peer review, etika publikasi ilmiah, strategi peningkatan akreditasi jurnal, indeksasi nasional maupun internasional, hingga penerapan praktik terbaik dalam pengelolaan jurnal bereputasi.

Baca Juga:
Kebal Teguran? Dapur MBG Pondok Kelor Beroperasi Meski IPAL Melanggar Ketentuan

Sejumlah narasumber berpengalaman turut hadir memberikan pembekalan, termasuk Prof. Hasan Baharun yang dikenal memiliki kompetensi dalam pengelolaan jurnal ilmiah terakreditasi nasional dan terindeks internasional. Selain sesi pemaparan materi, peserta juga mengikuti praktik langsung, diskusi interaktif, serta pendampingan teknis untuk memperkuat pemahaman dan keterampilan mereka.

Melalui kegiatan ini, MUI Kota Probolinggo dan UNUJA berharap mampu melahirkan pengelola jurnal yang profesional sekaligus membangun jejaring kolaborasi yang lebih luas dalam pengembangan publikasi ilmiah. Sinergi tersebut diharapkan menjadi fondasi lahirnya karya-karya akademik yang berkualitas, inovatif, dan memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan ilmu pengetahuan serta pembangunan bangsa.