YOGYAKARTA – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 6 Yogyakarta mengambil langkah tegas untuk menjamin keselamatan perjalanan kereta api di awal tahun 2026. Hingga akhir Maret lalu, Daop 6 tercatat telah menutup sejumlah perlintasan sebidang liar dan memasang perangkat audio imbauan di titik-titik rawan kecelakaan.
Manager Humas Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih, dalam keterangannya, Jumat (17/4/2026) menegaskan keselamatan merupakan prioritas utama yang tidak bisa ditawar.
Ia menyatakan langkah strategis ini diambil untuk meminimalisir potensi kecelakaan serta menciptakan budaya tertib berlalu lintas di sekitar jalur kereta api, mengingat keselamatan adalah tanggung jawab bersama antara operator dan masyarakat.
Penutupan di Titik Rawan
Salah satu upaya konkret yang dilakukan adalah penutupan tiga titik perlintasan sebidang liar yang tidak terjaga. Lokasi tersebut mencakup lintas Solo Kota–Sukoharjo (KM 6+2/3) serta dua titik di lintas Sukoharjo–Pasarnguter (KM 17+7/8 dan KM 17+8/9).
Selain penutupan fisik, Daop 6 juga melakukan gebrakan teknologi dengan memasang perangkat pengeras suara atau audio imbauan keselamatan di 9 titik perlintasan strategis, seperti JPL 736, 739, dan 3A. Fasilitas ini berfungsi memberikan peringatan dini kepada pengguna jalan agar lebih waspada saat melintas.
Masifkan Sosialisasi
Sepanjang Triwulan I 2026, Daop 6 tercatat telah menggelar 217 kegiatan sosialisasi. Edukasi ini menyasar pengguna jalan di perlintasan sebidang, sekolah-sekolah, hingga lingkungan pemukiman warga guna meningkatkan kedisiplinan berlalu lintas.
Tak hanya fokus pada aspek eksternal, penguatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) juga digencarkan. Hingga saat ini, Daop 6 telah melaksanakan pembinaan Petugas Penjaga Perlintasan (PJL) hingga angkatan ke-7, termasuk berkolaborasi dengan petugas di bawah pengelolaan Dinas Perhubungan.
Monitoring Rutin
Guna memastikan operasional di lapangan berjalan sesuai prosedur, jajaran manajemen secara konsisten melakukan monitoring bulanan melalui kegiatan Tilik Perlintasan Sebidang.
Melalui evaluasi langsung dan pembinaan berkelanjutan ini, KAI Daop 6 Yogyakarta berkomitmen untuk terus meningkatkan standar keselamatan secara berkelanjutan demi memberikan perjalanan yang aman dan nyaman bagi seluruh pelanggan (bams)











