Berita

Di Tengah Tekanan dan Situasi Jakarta yang Genting, Buher Tetap Tampil Tenang di Hadapan Publik

Redaksi
×

Di Tengah Tekanan dan Situasi Jakarta yang Genting, Buher Tetap Tampil Tenang di Hadapan Publik

Sebarkan artikel ini
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto saat menjalankan tugas sebagai juru bicara kepolisian.

JAKARTA – Menjadi Kabid Humas Polda Metro Jaya bukan pekerjaan ringan. Kompleksitas persoalan sosial di Jakarta, berbagai kasus yang menjadi perhatian publik, hingga derasnya sorotan terhadap institusi kepolisian menjadi tantangan yang harus dihadapi setiap hari.

Di tengah situasi tersebut, Kombes Pol Budi Hermanto tetap menjalankan perannya sebagai juru bicara Polda Metro Jaya dengan sikap tenang dan profesional.

Perwira polisi yang akrab disapa Buher itu menjadi salah satu figur yang berada di garis depan ketika masyarakat dan media membutuhkan penjelasan terkait berbagai peristiwa yang menjadi perhatian publik.

Dalam posisi tersebut, seorang Kabid Humas dituntut mampu memberikan respons secara cepat, tepat, dan terukur. Setiap pernyataan yang disampaikan kepada publik harus dipertimbangkan dengan matang karena kesalahan dalam penyampaian informasi dapat berdampak terhadap institusi.

Tantangan yang dihadapi Buher pun tidak sederhana. Selain dinamika keamanan dan sosial yang terus berkembang, tekanan publik terhadap Polda Metro Jaya juga menjadi bagian dari tanggung jawab yang harus dihadapi.

Salah satu persoalan yang belakangan menjadi perhatian adalah munculnya narasi mengenai dugaan pemblokiran rekening Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB). Polda Metro Jaya sebelumnya menjelaskan bahwa yang dilakukan bukanlah pemblokiran rekening, melainkan penundaan transaksi untuk kepentingan penelusuran aliran dana yang masuk.

Di sisi lain, tugas seorang Kabid Humas juga berkaitan dengan bagaimana informasi mengenai berbagai kegiatan dan penanganan persoalan oleh ribuan personel Polda Metro Jaya disampaikan kepada masyarakat.

Posisi tersebut menempatkan Buher dalam peran yang tidak mudah. Penilaian publik terhadap institusi, baik positif maupun negatif, tidak jarang turut dipengaruhi oleh bagaimana informasi disampaikan dan dijelaskan kepada masyarakat.

Perwira yang sebelumnya pernah menjabat sebagai Kapolresta Malang Kota selama kurang lebih tiga tahun itu kini juga menghadapi tantangan baru setelah aksi demonstrasi di kawasan Jakarta pada Kamis (27/8/2026) berujung kericuhan.

Baca Juga:
KA Argo Bromo Tabrak KRL di Stasiun Bekasi Timur, 29 Korban Dievakuasi

Di tengah berbagai tekanan dan situasi yang berkembang, Buher tetap tampil di hadapan publik untuk menyampaikan penjelasan terkait langkah-langkah yang dilakukan kepolisian.

Pengalaman, jam terbang, serta kemampuan komunikasi menjadi modal penting bagi Buher dalam menjalankan tugasnya. Dengan pendekatan tegas namun tetap humanis, ia berupaya menjawab berbagai pertanyaan publik di tengah derasnya sorotan terhadap Polda Metro Jaya.

Dalam kondisi Jakarta yang menghadapi dinamika keamanan cukup tinggi, peran seorang juru bicara kepolisian menjadi semakin penting. Di tengah tekanan tersebut, Buher tetap berada di garis depan untuk menyampaikan informasi kepada masyarakat. (Junaedi)