Portal Jateng

Bupati Sadewo Dorong UMKM Perempuan Banyumas Naik Kelas, 150 Pelaku Usaha Ikuti Pelatihan Kuliner

Portal Indonesia
×

Bupati Sadewo Dorong UMKM Perempuan Banyumas Naik Kelas, 150 Pelaku Usaha Ikuti Pelatihan Kuliner

Sebarkan artikel ini

 

BANYUMAS – Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono mendorong penguatan kapasitas pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), khususnya perempuan, agar mampu berkembang secara mandiri dan naik kelas.

Hal tersebut disampaikan Sadewo saat membuka kegiatan vokasi kuliner dalam program Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU) yang digelar PT Permodalan Nasional Madani (PNM) di Pendopo Si Panji Purwokerto, Selasa (4/8/2026).

Mengusung tema “Terampil Berkarya, Mandiri Berusaha”, kegiatan tersebut diikuti 150 ibu-ibu pelaku usaha kuliner yang merupakan mitra binaan PNM.

Sadewo mengatakan, perkembangan UMKM di Kabupaten Banyumas menunjukkan pertumbuhan yang cukup signifikan. Berdasarkan data yang disampaikannya, jumlah UMKM di Banyumas pada 2024 tercatat lebih dari 90 ribu unit. Angka tersebut kemudian meningkat menjadi lebih dari 230 ribu unit pada 2025.

“Hal ini menunjukkan bahwa semangat berwirausaha masyarakat Banyumas terus tumbuh,” kata Sadewo.

Menurutnya, pertumbuhan jumlah UMKM perlu diimbangi dengan peningkatan kapasitas pelaku usaha. Terlebih, masih banyak masyarakat, khususnya dari keluarga prasejahtera, yang membutuhkan akses permodalan, pendampingan, serta peningkatan keterampilan agar usahanya dapat berkembang secara berkelanjutan.

Karena itu, Sadewo menilai kehadiran PNM memiliki peran strategis, tidak hanya dalam memberikan akses pembiayaan, tetapi juga melalui pendampingan dan pelatihan bagi masyarakat yang ingin mengembangkan usaha.

Ia pun mengapresiasi pelatihan yang diberikan kepada para peserta. Selain praktik membuat produk kuliner, peserta juga mendapatkan materi mengenai pemasaran digital.

“Di era digital saat ini, kualitas produk harus diiringi dengan kemampuan memasarkan produk secara kreatif dan efektif agar mampu menjangkau pasar yang lebih luas,” ujarnya.

PNM Perkuat Kapasitas dan Kemandirian Pelaku UMKM
Pimpinan PNM Cabang Purwokerto Rohmat Agus Pranoto mengatakan, pelatihan tersebut merupakan bagian dari komitmen PNM dalam mendorong pemberdayaan ekonomi perempuan sekaligus memperkuat UMKM agar mampu berkembang dan naik kelas.

Baca Juga:
Bupati Sadewo Buka Lomba Kicau Burung Peringatan Hari Koperasi ke-79

Menurutnya, pemberdayaan UMKM tidak cukup hanya melalui dukungan pembiayaan. Pelaku usaha juga membutuhkan pendampingan berkelanjutan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, kreativitas, dan inovasi.

“Hari ini kami mengundang 150 ibu-ibu pengusaha kuliner yang merupakan mitra binaan kami. Melalui pelatihan ini, PNM menghadirkan ruang belajar untuk membantu para ibu meningkatkan kualitas produk, memperkuat pemasaran, memperbaiki pengelolaan usaha, serta memanfaatkan peluang bisnis yang terus berkembang,” ungkap Rohmat.

Rohmat juga menyampaikan capaian pembiayaan PNM di Kabupaten Banyumas. Hingga Juli 2026, PNM tercatat telah membina sebanyak 125.971 nasabah dengan total pembiayaan mencapai sekitar Rp973 miliar.

Ia menegaskan, PNM akan terus memperkuat pendampingan bagi perempuan pelaku usaha di Banyumas agar semakin berdaya, mandiri, dan sejahtera.

Rohmat menyebut perempuan memiliki peran penting dalam menggerakkan perekonomian, baik di tingkat keluarga maupun daerah.

“Para ibu ini adalah pejuang keluarga, penggerak ekonomi rumah tangga, sekaligus penggerak ekonomi daerah. Dari tangan ibu-ibu inilah lahir produk kuliner yang tidak hanya mengenyangkan, tetapi juga membuka lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya. (trs)