Portal DIY

Sleman Peroleh Dua Sapi Qurban Bantuan Presiden

Portal Indonesia
×

Sleman Peroleh Dua Sapi Qurban Bantuan Presiden

Sebarkan artikel ini
Plt Kepala Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan Kabupaten Sleman, Rofiq Andriyanto, S.Hut, M.T (Portal Indonesia/Subardi)

SLEMAN – Kabupaten Sleman menerima dua sapi qurban bantuan presiden (banpres) untuk Idul Adha tahun ini. Dua sapi bantuan presiden tersebut akan disembelih di Tempel dan Prambanan.

Dua sapi tersebut, keduanya milik warga Sleman yang pembeliannya melalui seleksi ketat oleh tim Sekretariat Presiden dan Balai Besar Veteriner Wates.

Plt Kepala Dinas Pertanian, Pangan, dan Perikanan (DP3) Kabupaten Sleman Rofiq Andriyanto mengatakan, awalnya ada lima sapi yang masuk dalam bursa pencalonan sapi bantuan presiden. Kemudian yang terpilih adalah sapi simetal milik Mustofa warga Sumberadi, Mlati dengan umur 3,5 tahun.

Sapi berbobot 891 kg ini dibeli dengan harga Rp 83 juta dan akan disembelih di Masjid Al Husna, Temanggung, Tambakrejo, Tempel.

Sapi kedua yang terpilih adalah sapi jenis Simental Cross milik Dina Nurul Huda warga Bimomartani, Kapanewon Ngemplak.
Sapi berusia empat tahun ini memiliki bobot 860 kg dan dibeli Rp 83 juta. Sapi ini akan disembelih di Masjid Al Ikhas di Lemahbang, Gayamharjo, Prambanan.

“Proses pengadaan dua sapi bantuan presiden tersebut, seleksinya dilakukan langsung oleh tim sekretariat presiden dan Balai Besar Veteriner Wates. Kami hanya mengajukan calon,” kata
Rofiq di Kantornya, Senin (25/5/2026).

Menurut Rofiq, ada sejumlah kriteria yang harus dipenuhi untuk menjadi sapi bantuan presiden. Di antaranya sehat, tidak kurus, tidak cacat, cukup umur, jantan dan tidak dikebiri, mengutamakan sapi peternak lokal, serta bobot sapinya minimal atau mendekati 1.000 kg.

“Di Sleman sebenarnya ada sapi yang beratnya satu ton, tetapi mungkin karena faktor kesehatannya yang kurang, maka tidak dipilih” tambah Rofiq.

Setelah dua sapi tersebut terpilih, ada sejumlah penanganan khusus yang dilakukan. Salah satunya pengawasan kesehatan yang dikawal langsung oleh Balai Besar Veteriner Wates sampai nanti waktunya disembelih pada Rabu (27/5/2026).

Baca Juga:
Kualitas Air Sejumlah Sungai di Sleman Memprihatinkan

Mengenai pakan juga dijaga termasuk dibantu dengan asupan vitamin. Rofiq menyoroti bahwa menjaga sapi agar tidak stres juga penting khususnya saat proses pemindahan sapi menuju lokasi penyembelihan.

Mengenai penentuan lokasi penerima didasarkan pada wilayah yang jumlah penyembelihan sapi kurbannya paling sedikit. Agar bantuan ini bisa tepat sasaran. Nantinya daging sapi bantuan presiden ini akan dibagikan pada warga sekitar seperti biasa, tidak ada ketentuan khusus.

Begitu juga untuk juru sembelihnya juga diserahkan pada warga setempat.

“Hanya saja memang ada dokter hewan yang khusus mengawal sampai selesai, termasuk untuk mengambil sampelnya,” tambah Rofiq. (Brd)